Pengaruh Governansi Korporat (Corporate Governance) Dalam Memoderasi Pengaruh Pengungkapan Remunerasi (Kompensasi) Dewan Komisaris Dan Direksi Terhadap Kinerja Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2022-2025)

Ningo, Amilerienza (2026) Pengaruh Governansi Korporat (Corporate Governance) Dalam Memoderasi Pengaruh Pengungkapan Remunerasi (Kompensasi) Dewan Komisaris Dan Direksi Terhadap Kinerja Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2022-2025). Jurnal thesis, STIE YKPN YOGYAKARTA.

[img] Text
122400980_ Amilerienza Ningo.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini menguji apakah pengungkapan remunerasi dewan komisaris dan dewan direksi berasosiasi dengan kinerja pasar perusahaan serta apakah mekanisme governansi korporat mengubah hubungan tersebut. Penelitian menggunakan analisis isi laporan tahunan, laporan keuangan auditan, dan data pasar dari perusahaan yang pernah menjadi konstituen IDX30. Data penjelas tahun 2022–2024 dipasangkan dengan kinerja pasar tahun berikutnya (2023–2025), sehingga diperoleh 62 observasi perusahaan-tahun dari 24 perusahaan. Kinerja pasar diproksikan dengan logaritma natural market-to-book value dan akar kuadrat Tobin’s Q. Pengujian dilakukan melalui pooled ordinary least squares dengan cluster-robust standard errors pada tingkat perusahaan. Hasil menunjukkan bahwa pengungkapan remunerasi komisaris dan direksi tidak berasosiasi langsung dengan kedua proksi kinerja pasar. Proporsi komisaris independen berasosiasi positif dengan kinerja pasar, sedangkan ukuran dewan komisaris, ukuran direksi, dan ukuran komite nominasi dan remunerasi tidak menunjukkan peran langsung atau moderasi yang konsisten. Independensi komite nominasi dan remunerasi menjadi satu-satunya moderator yang konsisten: interaksinya dengan pengungkapan remunerasi komisaris berarah negatif, tetapi interaksinya dengan pengungkapan remunerasi direksi berarah positif. Temuan ini menunjukkan bahwa kelengkapan pengungkapan belum tentu identik dengan kualitas informasi. Dalam konteks sistem dewan dua tingkat di Indonesia, independensi dan kedekatan fungsional pengawasan tampak lebih relevan daripada besarnya struktur governansi. Hasil penelitian harus dibaca sebagai asosiasi empiris, bukan hubungan kausal.

Item Type: Thesis (Jurnal)
Additional Information: Tugas Akhir ini bisa dilihat di perpustakaan dengan Call Number NIN P 764/2026
Uncontrolled Keywords: pengungkapan remunerasi; dewan komisaris; dewan direksi; komite nominasi dan remunerasi; governansi korporat; kinerja pasar; IDX30
Subjects: AKUNTANSI > Analisis Laporan Keuangan
Divisions: Program Pasca Sarjana > Jurnal Tesis Magister Akuntansi
Depositing User: Unnamed user with email webmaster@stieykpn.ac.id
Date Deposited: 29 Sep 2026 03:17
Last Modified: 29 Sep 2026 03:17
URI: http://repositorybaru.stieykpn.ac.id/id/eprint/3691

Actions (login required)

View Item View Item