Neno, Yohanes Robinsius (2025) Pengaruh Herding Bias, Optimism Bias, Anchoring Bias, Dan Overconfidence Bias Terhadap Investment Decision: Information Asymmetry Sebagai Variabel Moderasi Dan Risk Perception Sebagai Variabel Mediasi. Jurnal thesis, STIE YKPN Yogyakarta.
|
Text
Naskah Publikasi Tesis _Yohanes Robinsius NenoREPOS21.pdf Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa keputusan investasi tidak selalu dipengaruhi oleh pertimbangan rasional semata, melainkan juga oleh faktor psikologis dan perilaku investor. Dalam konteks keuangan perilaku (behavioral finance), berbagai bias kognitif seperti herding bias, optimism bias, anchoring bias, dan overconfidence bias diyakini memengaruhi cara individu mengambil keputusan investasi. Selain itu, keberadaan ketimpangan informasi (information asymmetry) di pasar dan cara investor memersepsikan risiko (risk perception) turut berperan dalam memperkuat atau memperlemah pengaruh bias tersebut terhadap keputusan investasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keempat bias perilaku tersebut terhadap keputusan investasi dengan risk perception sebagai variabel mediasi dan information asymmetry sebagai variabel moderasi pada investor di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 625 investor di berbagai wilayah Indonesia. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antar variabel yang bersifat kompleks dan simultan. Hasil analisis menunjukkan bahwa herding bias, optimism bias, anchoring bias, dan overconfidence bias berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi. Selain itu, risk perception terbukti berperan sebagai variabel mediasi parsial yang menjembatani pengaruh bias perilaku terhadap keputusan investasi. Di sisi lain, information asymmetry terbukti memoderasi hubungan antara risk perception dan keputusan investasi, yang berarti bahwa perbedaan akses dan kualitas informasi dapat memperkuat maupun memperlemah pengaruh persepsi risiko dalam pengambilan keputusan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa faktor psikologis dan informasi memiliki peran penting dalam membentuk perilaku dan keputusan investasi investor, khususnya di pasar negara berkembang seperti Indonesia. Oleh karena itu, disarankan kepada investor untuk meningkatkan kesadaran terhadap bias-bias kognitif yang dimiliki serta memperkuat literasi keuangan agar mampu membuat keputusan yang lebih rasional dan objektif. Bagi pembuat kebijakan dan lembaga keuangan, disarankan untuk meningkatkan transparansi serta pemerataan akses informasi di pasar modal guna mengurangi dampak negatif dari asimetri informasi. Sementara itu, penelitian selanjutnya diharapkan dapat memperluas variabel kajian, menggunakan metode campuran (mixed method), maupun mengkaji kelompok investor yang lebih spesifik untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai perilaku investasi.
| Item Type: | Thesis (Jurnal) |
|---|---|
| Additional Information: | TA ini bisa dilihat di Perpustakaan dengan Call Number NEN P 725/2026 |
| Uncontrolled Keywords: | Herding Bias, Optimism Bias, Anchoring Bias, Overconfidence Bias, Risk Perception, Information Asymmetry, Investment Decision. |
| Subjects: | MANAJEMEN > Perilaku Organisasi |
| Divisions: | Program Pasca Sarjana > Jurnal Tesis Magister Manajemen |
| Depositing User: | Unnamed user with email webmaster@stieykpn.ac.id |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 08:31 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 08:31 |
| URI: | http://repositorybaru.stieykpn.ac.id/id/eprint/3656 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
